LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Service Kendaraan Roda Dua di Lingkungan Masyarakat Barito Kuala Kalimantan Selatan TIM PELAKSANA: Baimy Alexander S.T, M.M Muhammad Arsad Al Banjari, S.T, M.T Feddy Wanditya Setiawan, S.T, M.T Ikhsan Wahyudi, S.T.,M.M Danang Yugo Pratomo S.Pd, M.Pd Hamrani S.Pd, M.Pd TEKNIK OTOMOTIF POLITEKNIK HASNUR BARITO KUALA 2023 i ii RINGKASAN Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dengan judul “ Service Kendaraan Roda Dua di Lingkungan Masyarakat Barito Kuala Kalimantan Selatan ” dilakukan secara langsung di lingkungan Politeknik Hasnur dan persimpangan empat Jl. Brigjend H. Hasan Basri Handil Bakti. Sasaran peserta yaitu warga daerah sekitar handil bakti. Kegiatan dilakukan di dua tempat agar target sasarannya juga beragam. Kegiatan service dilakukan dengan pemeriksaan keadaan motor, pengecekan oli, lalu ke sistem pengapian (busi dan aki) , sistem pemasukan udara, dan sistem penggerak akhir. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memastikan keselamatan kerja bagi pelaksana maupun masyarakat umum. iii KATA PENGANTAR Puji syukur tim penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan pertolongan, taufik, rahmat dan hidayah-Nya, sehingga laporan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “ Service Kendaraan Roda Dua di Lingkungan Masyarakat Barito Kuala Kalimantan Selatan ” Pada kesempatan ini tim penyusun menyampaikan terima kasih kepada: 1. Bapak Tesdiq Prigel Kaloka, M.Si, selaku Direktur Politeknik Hasnur yang telah memberikan kesempatan kepada tim penyusun untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. 2. Bapak Ikhsan Wahyudi, ST ., MM selaku Ketua P3M Politeknik Hasnur yang telah memberikan kesempatan, saran, dan motivasi dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. 3. Bapak Baimy Alexander, ST., MM, selaku Ketua Program Studi Teknik Otomotif Politeknik Hasnur yang telah memberikan saran agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat tetap dalam lingkup pengembangan keilmuan dan implementasi sesuai dengan keadaan zaman. Apabila selama pelaksanaan kegiatan, mungkin terdapat berbagai kekurangan, oleh karena itu tim penyusun mengucapkan permohonan maaf pada semua pihak yang terkait. Tim berharap laporan ini dapat memperkaya khasanah pengetahuan dan menjadi bahan informasi bagi pihak yang berkepentingan Barito Kuala, Juni 2023 Penyusun iv DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN ............................................................. i RINGKASAN .................................................................................. ii KATA PENGANTAR ........................................................................ iii DAFTAR ISI .................................................................................. iv BAB I. PENDAHULUAN .................................................................. 1 1.1 Analisis Situasi ................................................................. 1 1.2 Tujuan Kegiatan .............................................................. 2 1.3 Manfaat Kegiatan ............................................................. 2 1.4 Target dan Luaran ........................................................... 2 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ........................................................ 3 2.1 Maintenance .................................................................... 3 2.2 Perawatan Berkala ........................................................... 4 2.2.1 Perawatan Sistem Pemasukan Udara ........................ 5 2.2.2 Perawatan Sistem Kelistrikan ................................... 6 2.2.3 Perawatan Sistem Pengapian ................................... 8 2.2.4 Perawatan Mekanik Penggerak Motor ....................... 9 2.2.5 Perawatan Sistem Pelumasan................................... 9 BAB III. METODE PELAKSANAAN ................................................ 12 3.1 Jadwal Kegiatan ............................................................... 12 3.2 Peserta Pelatihan ............................................................. 12 3.3 Anggaran Biaya ............................................................... 12 BAB IV. PELAKSANAAN KEGIATAN .............................................. 14 4.1 Proses Kegiatan ............................................................... 14 4.2 Hasil Pelaksanaan Kegiatan .............................................. 14 BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ............................................... 15 5.1 Kesimpulan ...................................................................... 15 5.2 Saran .............................................................................. 15 DAFTAR PUSTAKA ......................................................................... 16 LAMPIRAN ..................................................................................... 17 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi Sepeda motor merupakan alat transportasi yang sering digunakan oleh berbagai kalangan untuk berpergian menuju suatu tujuan tempat, baik berada di dalam dan luar kota ataupun di tempat terpencil. Harga Sepeda motor yang terjangkau oleh konsumen seluruh kalangan membuat alat transportasi ini semakin meningkat populasi nya. Berdasarkan data laporan statistik Indonesia tahun 2023 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir tahun 2022 ada sekitar 125,3 juta unit motor di Indonesia. Selama periode 2012-2022 jumlah sepeda motor di dalam negeri sudah bertambah sekitar 48,9 juta unit atau tumbuh 64%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan pada akhir tahun 2021 ada sekitar 393.095 unit sepeda motor dan 26.931 unit mobil penumpang. Terlihat bahwa penggunaan sepeda motor lebih mendominasi Kalimantan Selatan dibanding mobil penumpang. Pemerintah telah mencanangkan program untuk beralih ke motor listrik/ electrical vehicle agar Indonesia lebih minim polusi dan mengurangi penggunaan BBM fosil, namun hal tersebut masih belum dapat terlaksana sepenuhnya dikarenakan harga baterai yang masih cukup mahal dan stasiun pengisian baterai yang menjadi kendala hingga sekarang. Sepeda motor konvensional tentunya memerlukan perawatan yang lebih banyak dibanding motor listrik karena memiliki banyak sistem. Beberapa sistem diantaranya yaitu sistem pembakaran, sistem pelumasan, sistem pendinginan, sistem kelistrikan, sistem suspensi, dan sistem mekanika. Sistem tersebut harus dilakukan pengecekan dan service berkala agar performa nya selalu optimal. Salah satu sistem tidak bekerja dengan baik maka efek yang dihasilkan seperti penggunaan bahan bakar lebih boros, emisi gas buang lebih tinggi, tarikan motor terasa berat, bahkan lebih parahnya knalpot mengeluarkan asap sehingga motor harus di overhaul. Hal ini akan mengakibatkan biaya perbaikan tinggi. Alat-alat yang bergerak apabila bekerja dapat menimbulkan tenaga atau energi dalam bentuk energi mekanik. Selain mesin motor, mekanik lainnya juga 2 seperti rantai, belt, ban, dan lainnya juga perlu diperhatikan kondisinya secara berkala agar motor tidak terdapat permasalahan saat digunakan. Maintenance atau perawatan secara umum dapat didefinisikan sebagai usaha-usaha atau tindakan-tindakan reparasi yang dilakukan untuk menjaga agar kondisi dan performance dari sebuah mesin selalu seperti kondisi dan performance dari mesin tersebut waktu masih baru, namun dengan biaya perawatan yang serendah-rendahnya. Untuk menjaga agar kondisi dan performance dari mesin tidak menurun adalah usaha-usaha teknis, sedangkan menekan biaya perawatan serendah mungkin adalah menyangkut biaya perawatan sehingga biaya tidak lebih mahal daripada biaya breakdown. Kegiatan maintenance / servis ringan yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat Barito Kuala mengarah pada servis ringan seperti sistem pembakaran, sistem kelistrikan, sistem pengapian, oli pelumas, dan mekanik penggerak motor. 1.2 Tujuan Kegiatan Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: a. Perawatan motor dengan melakukan servis ringan kepada masyarakat Barito Kuala untuk menjaga performa motor. b. Pengabdian kepada masyarakat daerah Barito Kuala bersama mahasiswa Politeknik Hasnur Teknik Otomotif untuk penerapan ilmu praktik. 1.3 Manfaat Kegiatan Adapun manfaat dari kegiatan ini adalah memberikan perawatan mesin dan motor secara keseluruhan khususnya masyarakat daerah Barito Kuala serta mengajak mahasiswa langsung untuk melakukan servis motor dengan tetap melakukan penerapan protokol kesehatan. 1.4 Target dan Luaran Adapun target dan luaran dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: a. Meningkatnya peran program studi teknik otomotif Politeknik Hasnur dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya daerah Barito Kuala Kalimantan Selatan. 3 b. Terjaganya performa mesin dan mekanisme motor dengan melakukan servis ringan kepada masyarakat Barito Kuala. 4 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Maintenance Maintenance atau perawatan dapat diartikan sebagai suatu kegiatan service untuk mencegah timbulnya keausan abnormal (kerusakan), sehingga umur alat dapat mencapai atau sesuai umur yang direkomendasikan oleh factory. Maintenance bertujuan untuk menjaga agar suatu alat selalu dalam keadaan siap pakai (High Availability : berdaya guna fisik yang tinggi), menjaga agar suatu alat selalu dalam kemampuan yang prima (Best Performance : berdaya guna mekanis yang paling baik), menjaga agar biaya perbaikan alat menjadi lebih hemat (Reduce Repair Cost : mengurangi biaya perbaikan). Perawatan berkala merupakan salah satu kegiatan yang diwajibkan oleh pabrik karena dengan melakukan kegiatan perawatan secara berkala maka akan memberikan banyak manfaat bagi pemilik kendaraan yaitu : 1. Kendaraan dapat terhindar dari masalah-masalah (problem) yang lebih besar yang mungkin dapat terjadi pada kemudian hari sehingga dapat mengurangi resiko pengeluaran atau pembiayaan yang lebih besar. 2. Kendaraan dapat dirawat atau diservis sesuai dengan kondisi peraturan yang berlaku. 3. Umur kendaraan ( life time) akan lebih panjang. 4. Kendaraan yang dirawat secara berkala akan terjaga performa kerjanya tetap dalam kondisi maksimal. 5. Pelanggan ( customer) dapat menikmati pengalaman pengendaraan yang ekonomis dan aman. 6. Mengurangi resiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan misalnya macet, susah dinyalakan dan lain sebagainya. 5 2.2 Perawatan Berkala 2.2.1 Perawatan Sistem Pemasukan Udara Pembersihan saringan udara Langkah kerja: (1) Pembersihan saringan udara jenis elemen kering Komponen – komponen saringan udara jenis elemen kering: - Kotak saringan udara - Karet - Elemen saringan udara jenis kering - Tutup saringan udara - Keluarkan elemen saringan udara dari dalam kotak saringan - Periksa udara, bila kotor sekali atau sobek diganti baru - Saringan udara yang kotor diketok – ketokkan pada lantai beberapa kali - Semprot saringan udara dengan pistol udara dari arah dalam menuju keluar saringan Gambar 1. Pembersihan Saringan Udara Gambar 2. Penyemprotan dari dalam menuju luar 6 2.2.2 Perawatan Sistem Kelistrikan a) Sekering ( Fuse) Langkah kerja: (1) Pengecekan keadaan sekering secara visual apakah bagus atau putus (2) Jangan pergunakan sekering dengan spesifikasi berbeda (3) Jangan mengganti sekering dengan kawat atau sekering yang imitasi (tiruan) (4) Jika sekering putus, jangan langsung menggantinya, tapi periksa dulu penyebabnya Gambar 3. Sekering ( Fuse) b) Aki ( Battery) Langkah kerja: (1) Pengecekan keadaan aki dengan menggunakan multimeter untuk mengetahui voltase nya (2) Apabila keadaan voltase nya kurang dari batas minimal, maka dilakukan pengisian ulang untuk meningkatkan arus dan volt sebuah aki Gambar 4. Multimeter 7 Gambar 5. Battery Charger c) Lampu penerangan dan rem Langkah kerja: (1) Pengecekan keadaan lampu penerangan motor serta lampu rem dan lampu sein kiri-kanan, apabila mati perlu digantikan (2) Penggantian lampu sesuai standar bawaan motor agar tidak ada arus berlebih saat penggunaan kelistrikan Gambar 6. Lampu Kepala Sepeda Motor Gambar 7. Lampu Belakang Sepeda Motor 8 2.2.3 Perawatan Sistem Pengapian a) Busi ( Spark Plug) Langkah kerja: (1) Buka busi pada mesin, kemudian dilakukan pengecekan warna elektroda busi, apabila berwarna hitam perlu dibersihkan. Apabila elektroda sudah sangat kecil, maka dilakukan penggantian busi (2) Jangan pergunakan busi dengan spesifikasi berbeda pada mesin, karena mempengaruhi performa Gambar 8. Indikator Keadaan Busi b) Cop Busi Langkah kerja: (1) Buka cop busi pada mesin, kemudian lepas cop busi dengan kabel busi, lalu perhatikan keadaan terminal kuningan yang terdapat pada cop. Ukur tahanan dengan menggunakan multimeter (2) Apabila terminal kuningan cop busi sudah rusak dan longgar, maka perlu dilakukan penggantian Gambar 9. Cop Busi 9 2.2.4 Perawatan Mekanik Penggerak Motor a) Rantai ( Chain) Langkah kerja: (1) Atur kekencangan rantai motor sesuai dengan standar kekencangan (2) Bersihkan rantai lalu berikan pelumas rantai secara merata Gambar 10. Gear dan Rantai b) Ban Langkah kerja: (1) Tekan ban dengan tangan, apabila terasa kempes maka diisi ulang dengan kompresor (2) Isi tekanan ban sesuai standar motor yaitu 29 psi (ban depan) dan 33 psi (ban belakang) atau sesuai dengan yang tertera pada ban Gambar 11. Ban Motor 10 c) Belt (untuk motor matic) Langkah kerja: 1. Bongkar CVT motor matic, lalu dibersihkan dengan menggunakan pneumatic handgun 2. Cek keadaan komponen CVT seperti v-belt apakah masih layak pakai atau tidak. Komponen ini sangat penting apabila sudah rusak akan putus sehingga menyebabkan motor tidak bisa berjalan 3. Cek komponen primary dan sekundary pully apakah pergerakannya lembut dan tidak keras 4. Cek seal karet yang terdapat pada as pully primer dan secondary, apabila terdapat kebocoran maka harus diganti Gambar 12. CVT motor matic Gambar 13. V Belt motor matic 2.2.5 Perawatan Sistem Pelumasan Langkah kerja: 1. Taruh motor pada permukaan yang rata, kemudian pakai standar/stand bagian tengah agar motor rata kiri dan kanan 11 2. Buka bagian tutup oli dipstik, cek ketinggian level oli apakah berada pada maximal, minimal, atau bahkan oli tidak menyentuh dipstik. 3. Cek keadaan oli apakah sudah menghitam dan kental atau masih layak pakai. Apabila sudah tidak layak, maka perlu diganti dengan oli mesin yang baru. Gambar 14. Dipstik oli mesin Gambar 15. Penggantian oli mesin 12 BAB III METODE PELAKSANAAN 3.1 Jadwal Kegiatan Jadwal kegiatan pengabdian kepada masyarakat disajikan pada Tabel berikut: Hari pelaksanaan : Senin-Selasa, 5-6 Juni 2023 Waktu pelaksanaan : Pukul 09.00 s/d selesai Tempat : Workshop Politeknik Hasnur dan Persimpangan Jl. Brigjend H. Hasan Basri Kec. Barito Kuala Tabel 3.1 Jadwal Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2023 No Kegiatan Bulan Mei Juni 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Memberikan informasi kepada masyarakat di Kel. Handil Bakti akan dilaksanakan kegiatan service tune up motor √ √ 2 Menentukan rundown kegiatan dan pembagian tugas pelaksana √ √ 3 Persiapan dan Pembelian bahan habis pakai √ 4 Pelaksanaan kegiatan pengabdian √ 5 Pembuatan laporan √ 3.2 Peserta Peserta kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah Masyarakat Kecamatan Batola yang berjumlah 18 orang. 3.3 Anggaran Biaya Berikut adalah rancangan anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat. 13 Tabel 3.2 Rincian Biaya Kegiatan No. Barang/ Jasa Jumlah Satuan Harga (Rp) Total Harga (Rp) 1. Oli Mesin 20 Buah 40.000 800.000 2 Pelumas Rantai 2 Buah 15.000 30.000 3. Carbon Cleaner 2 Buah 20.000 40.000 4. Backdrop 1 Buah 70.000 70.000 5. Kain Majun 30 Buah 2.000 60.000 Total 1. 000 .000 14 BAB IV PELAKSANAAN KEGIATAN 4.1 Proses Kegiatan Metode Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan berupa service. Kegiatan ini dilaksanakan di Workshop Teknik Otomotif Politeknik Hasnur dan Persimpangan Jl. Brigjen H. Hasan Basri, Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan. Kegiatan dimulai dengan memberikan informasi kepada masyarakat di Kelurahan Handil Bakti akan dilaksanakan kegiatan service tune-up kendaraan roda dua. Kegiatan dilaksanakan dengan memastikan keselamatan kerja dan tempat kerja terutama di Persimpangan Jl. Brigjen H. Hasan Basri karena banyak kendaraan mobil dan truk yang lewat. 4.2 Hasil Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Prodi Teknik Otomotif bersama mahasiswa Teknik Otomotif Semester 4. Peserta berjumlah 18 orang dengan motor matic berjumlah 12 Buah dan motor bebek 6 buah. Bahan habis pakai yaitu Oli Mesin berjumlah 18 buah, pelumas rantai serta carbon cleaner. Kegiatan dilakukan dengan pengecekan keadaan kendaraan, misal motor nya susah dihidupkan maka lakukan pengecekan aki dan fuse serta keadaan busi, kemudian ke komponen sistem pengisian. Dipstik oli mesin di cek dengan melihat ketinggian level oli dan tingkat kepekatan serta keadaan warna oli, apabila ditemukan keadaan seperti berikut maka oli mesin wajib diganti. Apabila Filter udara kotor maka dibersihkan dengan compressor, atau dicuci dengan sabun apabila jenis filter yang digunakan filter basah. 15 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Program studi Teknik Otomotif Politeknik Hasnur telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Service Kendaraan Roda Dua di Lingkungan Masyarakat Barito Kuala yaitu bertempat di Workshop Politeknik Hasnur dan Persimpangan Jl. Brigjend H. Hasan Basri Kec. Barito Kuala. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melibatkan mahasiswa Politeknik Hasnur Teknik Otomotif. Terdapat Beberapa perbedaan kegiatan service diluar perencanaan seperti ganti ban dalam karena bocor atau sekedar mengisi angin karena tekanannya kurang. Terdapat juga lampu sein yang mati sehingga harus digantikan yang baru. 5.2 Saran Diharapkan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dengan tema yang terintegrasi dengan Budidaya Tanaman Perkebunan atau Teknik Informatika Politeknik Hasnur.