Perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin pesat ternyata membawa perubahan dalam segala lapisan kehidupan Kreativtas manusia semakin berkembang sehingga mendorong diperolehnya temuan - temuan baru dalam teknologi yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana peningkatan kesejahteraan umat manusia . Salah satu produk manusia tersebut adalah internet. Game online adalah salah satu hasil dari perkembangan internet. Game online merupakan suatu bentuk game yang berbasis elektronik dan visual. Game online dimainkan dengan memanfaatkan media visual Permainan dalam game ada bentuk game yaitu : Game Offline & Game online. Pada dasarnya pengertian dari game offline dan game online sendiri hampir sama , tetapi yang membedakan yaitu pada game offline kita tidak perlu menggunakan koneksi jaringan internet karena game ini tidak dilengkapi dengan fiture yang memungkinkan untuk koneksi dengan internet, dan pada game online kita memerlukan koneksi jaringan internet untuk dapat bermain dengan seluruh gamers yang ada di dunia ini yang memainkan permainan yang sama GAME Ma ’ rifatullah adalah keyakinan bahwa Allah maha ada, tidak menyerupai sesuatu apapun dari alam ini. Dia (Allah subhanahu wata ’ ala) bukan hajm katsif ; benda yang dapat disentuh oleh tangan, juga bukan hajm lathif; benda yang tidak bisa disentuh oleh tangan. Allah bukan sesuatu yang berbentuk , baik bentuk dengan ukuran kecil maupun ukuran besar. Adapaun makna “ Allahu akbar ” artinya bahwa Allah maha besar dan maha agung pada derajat - Nya, bukan besar dari segi bentuk dan ukuran. Allah adalah Dzat yang tidak bisa dibayangkan dalam hati, dan tidak dapat dibayangkan oleh akal pikiran manusia. Aqidah adalah sebuah keyakianan. Yang sangat perlu dimiliki dan di pelajari dengan secara benar, sesuai aqidah yang di yakini oleh Rasulullah dan para sahabat serta tabi ’ in hingga sampai sekarang ini, maka wajib bagi semua orang meyakini ada - N ya Allah serta beraqidahkan yang benar sesuai yang diajarkan oleh syariat Agama Islam agar dapat beriman kepada Allah dan Rasulullah serta yang di ceritakan oleh Rasulullah baik berita gembira maupun peringatan - peringatan tentang adzab dapat meyakini adanya dan me n yakini dengan secara benar agar selamat dunia sampai akhirat BERIMAN KEPADA ALLAH Beriman kepada malaikat Beriman kepada malaikat Allaah wajib, bahwasanya malaikat itu a dalah makhluk Allaah yang senantiasa taat kepada - Nya. malaikat diciptakan dari cahaya dan para malaikat adalah para hamba Allaah yang tidak pernah bermaksiat, tidak makan , tidak minum, tidak menikah , tidak tidur dan tidak memiliki hawa nafsu selayaknya manusia. Dalam alqur ’ an allaah berfiman dalam surah tahrim ayat 6 : لايعصون الله ماامرهم ويفعلون مايؤمرون Yang artinya: “ Wahai orang - orang yang beriman ! peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu: penjaganya malaikat - malaikat yang kasar dan keras , yang tidak durhaka kepada Allaah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka, dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan ” Beriman kepada kitab - kitab Allaah menurunkan wahyu yang berisi peutnjuk - petunjuk suci kepada para nabi yang diutusnya. diantara petunjuk itu biasa kita sebut d e ngan kitab atau al kitab yang berisi perintah, larangan, kisah, hukum , peringata dan lain sebagainya. Isi ajaran dalam kitab yang A llah sampaikan bukanlah bentuk karangan yang dibuat oleh rasul tetapi benar bahwa ajaran dari Allaah yang disampaikan oleh malaikat diambil dari lauhul al - mahfuz Diantara kitab yang diturunkan Allaah sangat banyak namun yang wajib diketahui hanya empat, yaitu 1 . K itab Taurat 2 . K itab Zabur 3 . K itab Injil dan 4 . K itab Al - Qur ’ an. Bilangan para nabi dan rasul sangat lah banyak yang tidak kita ketahui secara rin c i , hanya Allaah yang maha mengetahui atas segala ciptaan dan rincianya. Namun yang wajib kita ketahui ialah yang sesuai terdapat dalam alqur - an yaitu berjumlah 25 yang wajib kita yakini keberadaanya & menyakini sepenuhnya ajaran yang disampaikan. diantaranya iala h nama para nabi yaitu Nabi Adam , Nabi Idris , Nabi Hud , Nabi Hud , Nabi Saleh , Nabi Ibrahim , Nabi Luth , Nabi Ismail , Nabi Ishaq , Nabi Ya’qub , Nabu Yusuf , Nabi Ayyub , Nabi Syu’aib , Nab i Musa , Nabi Harun , Nabi Dzulkifli , Nabi Dawud , Nabi Sulaiman , Nabi Ilyas , Nabi Ilyasa , nabi Yunus , Nabi Zakaria , Nabi Yahya , Nabi Isa , dan Nabi Muhammad T erdapat 5 diantaranya sebagai seorang rasul yang memiliki kelebihan yang istimewa . Mereka itu dinamakan rasul Ulul - azmi yang artinya para nabi dan rasul memiliki ketabahan yang luar biasa, diantara nabi yang diberi gelar ulul azmi antara lain ialah Nabi Nuh Nabi Ibrahim Nabi Musa Nabi Isa dan Nabi Muhammad BERIMAN KEPADA PARA MALAIKAT Dalam mengimaninya sebagai yang diutus untuk menyampaikan ajaran agama & dan memperbaiki kondisi ummat pada masa itu maka haruslah memiliki sifat yang menjadi contoh dan panutan bagi para pengikutnya. Adapun wajib bagi seorang nabi & rasul memiliki sifat sebagai berikut 1 Benar atau jujur sehingga mustahi bersifat bohong 2 Menyampaikan perintah & larangan sehingga mustahil bersifat menyembunyikan ajaran 3 Dapat dipercaya dan mustahil bersifat berkhianat 4 Cerdas dan jauh dari sifat kelupaan atau tidak cerdas Dan juga diantaranya sifat jaiz yang mungkin dimiliki seorang nabi selayaknya sifat umum manusia itu yaitu makan, berkeluarga, tidur, sakit dan lain sebagainya sehingga tidak menjadikan nabi dan rasul itu merasa dikucilkan Nabi & Rasul ditugaskan dimuka bumi untuk menyampaikan ajaran islam baik untuk dirinya sendiri, keluarga maupun kepada khalayak ramai untuk mensucikan Allaah dan tiada sekutunya baginya. mengimani Allaah yang suci tidak serupa dengan semua yang ada, yang tidak diliputu arah, masa, serta tidak serupa dengan makhluk ciptaanya maka itulah keyakinan yang diajarkan dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad Beriman kepada hari akhir Hari akhir atau hari kiamat. Kiamat awalnya keluarnya manusia dari kubur mereka sampai menetapnya penduduk syurga kedalam syurga, penduduk neraka ke dalam neraka dan kiyamat terjadi selama 50 000 tahun (dalam hitungan kehidupan di dunia). Sebagaimana firman Allaah menjelaskan فى يوم كان مقدارخمسين الف سنة Yang artinya adalah: “... . dalam sehari (kiyamat) setara dengan lima puluh ribu tahun ” Beriman pada qadha baik dan buruk yaitu pada semua yang masuk pada setiap yang ada dari kebaikan dan keburukan maka dianya taqdir Allaah yang azalliy . maka kebaikan seorang hamba terjadi karena taqdir Allaah, Allaah ridho dan Allaah cinta terhadap hal tersebut. dan keburukan dari perbuatan seorang hamba terjadi dengan taqdir Allaah juga akan tetapi Allaah ta ’ ala tidak ridho dan tidak cinta terhadap keburukan, kemaksiatan, bahkan kekufuran. Beriman kepada Qadha dan qadhar A k h l a k Perkataan “ akhlaq” berasal dari bahasa Arab jama ’ dari “khulaqun ” yg menurut lughat diartikan budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat. Kalimat tersebut mengandung sesuai dengan perkataan “ khalaqun ” yang berarti kejadian, serta erat hubungannya dengan “ khaliq ” yang berarti: “penciptaan” dan “makhluk” yg berarti: yang diciptakan. Akhlak menunjukkan sebuah sifat yang diusahakan hingga seolah - olah fitrah akhlak ini memiliki dua bentuk, pertama bersifat ( batiniah ), yang kedua bersifat dzahiriah yang terimplementasi dalam bentuk amaliah. Akhlaq Terpuji dan Tercela Syari ’ at telah menyeru untuk mengajak kepada al - ma ’ ruf , yaitu hal - hal yang diperintahkan Allah dan mencegah yang munkar , yang diharamkan Allah menjelaskan ke bathil an sesuat u yang bathil dan kebenaran perkara yang haq Pada masa kini , banyak orangyang mengeluarkan fatwa tentang agama, sedangkan fatwa - fatwa tersebut sama sekali tidak memiliki dasar dalam Islam Maka tujuan Rasulullah di utus yaitu untuk memperbaiki akhlaq sebagaimana Rasulullah bersada dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi ْ عَن َ اَبِي ِ هُرَ يْرَ ة َ رَ ضِ ي َ الله ُ عَنْه ُ قَال , َ قَال َ رَ سُوْ ل ُ الله ِ صَلى َّ الله ُ عَل َ ِ ِ ََممِ مَمَكَارِ مالأ ُ ُ ْ ْ ِ ِ ُ يْه ِ وَ سَلَّم ْ ِِنَّمَاب ِ خْ لاق , ( رَ وَ ه ُ الْبَيْهَقِي ) Artinya : Dari Abu Hurairah semoga Allah meridhainya berkata ia , berkata Rasulullah sallallahu a ’ laihi wasallam Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlaq ” (HR. al - Baihaqi ). Adapun pembagian akhlak berdasarkan sifatnya ada dua , yaitu : Akhlak mahmudah ( akhlak terpuji ) atau akhlak karimah ( akhlak mulia ) Akhlak yang terpuji berarti sifat - sifat atau tingkah lakku yang sesuai dengan norma - norma atau ajaran islam Akhlak mazhmummah ( akhlak tercela ) atau akhlak sayyi’ah ( akhlak yang jelek ) . Menurut imam al gahzali, akhlak yang tercela ini dikenal dengan sifat - sifat muhlikat, yakni segala tingkah laku ang dapa membawanya kepada keinasaan dan kehancuran diri yang tentu saja bertentangan dengan fitrahnya yang selalu mengarah kepada kebaikan Adapun ruang lingkup akhlaq Islami adalah sama dengan ruang lingkup ajaran Islam itu sendiri , khususnya yang berkaitan dengan pola hubungan Berbagai bentuk dan ruang lingkup akhlaq Islami yang demikian itu dapat dipaparkan sebagai berikut : Akhlaq terhadap Allah, dapat diartikan sebagai sikap atau perbuatan yang seharusnya dilakukan oleh manusia sebagai makhluk kepada Tuhan sebagai pencipta. Akhlaq terhadap sesama manusia Akhlaq terhadap lingkungan Maka dapat disimpulkan bahwa pendidikan Akhlaq sangatlah diperlukan didalam pendidikan maupun diluar pendidikan agar mencerminkan di dalam dirinya sebagai layaknya seorang Muslim yang berakhlaq , hal ini telah di sampiakan oleh Rasulullah bahwa pentingnya pendidikan akhlaq , bahkan kedatangan diutusnya Rasulullah ke atas dunia ini adalah untuk memperbaiki akhlaq manusia yang pada saat itu para manusia tidak lagi mencerminkan sebagai seorang Muslim dikernakan tidak memiliki akhlaq , bahkan mencerminkan perilaku yang tidak mencerminkan seagai seorang yang tidak berprikemanusiaan Akhlak mazhmummah ( akhlak tercela ) atau akhlak sayyi ’ ah ( akhlak yang jelek ) Menurut imam al gahzali, akhlak yang tercela ini dikenal dengan sifat - sifat muhlikat, yakni segala tingkah laku ang dapa membawanya kepada keinasaan dan kehancuran diri yang tentu saja bertentangan dengan fitrahnya yang s elalu mengarah kepada kebaikan Adapun ruang lingkup akhlaq Islami adalah sama dengan ruang lingkup ajaran Islam itu sendiri , khususnya yang berkaitan dengan pola hubungan Berbagai bentuk dan ruang lingkup akhlaq Islami yang demikian itu dapat dipaparkan sebagai berikut : 1 Akhlaq terhadap Allah, dapat diartikan sebagai sikap atau perbuatan yang seharusnya dilakukan oleh manusia sebagai makhluk kepada Tuhan sebagai pencipta. 2 Akhlaq terhadap sesama manusia 3 Akhlaq terhadap lingkungan Maka dapat disimpulkan bahwa pendidikan akhlaq sangatlah diperlukan didalam pendidikan maupun diluar pendidikan agar mencerminkan di dalam dirinya sebagai layaknya seorang Muslim yang berakhlaq , hal ini telah di sampiakan oleh Rasulullah bahwa pentingnya pendidikan akhlaq , bahkan kedatangan diutusnya Rasulullah ke atas dunia ini Adapun pembagian akhlak berdasarkan sifatnya ada dua , yaitu : Akhlak mahmudah ( akhlak terpuji ) atau akhlak karimah ( akhlak mulia ) Akhlak yang terpuji berarti sifat - sifat atau tingkahlaku yang sesuai dengan norma - norma atau ajaran islam adalah mencerminkan sebagai seorang yang tidak berprikemanusiaan . untuk memperbaiki akhlaq manusia yang pada saat itu para manusia tidak lagi mencerminkan sebagai seorang muslim dikernakan tidak memiliki akhlaq , bahkan mencerminkan perilaku yang tidak